Selasa, 08 September 2015


Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah Tangerang Selatan telah memeriksa dua pihak terkait dua temuan mereka tentang dugaan pelanggaran Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie dalam Pilkada Serentak 2015, Senin (7/9/2015).

Dari hasil pemeriksaan sementara, pihak Panwas akan menentukan dua temuan itu akan masuk dalam jenis pelanggaran yang mana.

"Hasil kajian kita akan menentukan, apakah pelanggarannya pelanggaran administrasi atau pidana pemilu. Seluruh data sudah masuk, tinggal kita kaji. Dua sampai tiga hari keluar hasilnya," kata Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah Tangerang Selatan Muhammad Taufiq MZ.

Ada dua jenis perkara yang bisa ditindaklanjuti pihak Panwas selama masa kampanye berlangsung, yaitu perkara dalam bentuk laporan dan temuan.

Jenis laporan berasal dari warga maupun organisasi yang sudah terakreditasi atau diakui oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sedangkan jenis temuan adalah dugaan pelanggaran yang ditemukan langsung oleh pihak Panwas.
Waktu pengkajian antara laporan dan temuan berbeda. Panwas mempunyai dua temuan yang menyasar pada dugaan pelanggaran pasangan calon wali kota nomor urut tiga, Airin-Benyamin.

Temuan pertama adalah Ketua DPRD Tangerang Selatan sekaligus Ketua Tim Pemenangan Airin-Benyamin, Muhammad Ramli, yang mengenakan kaus Airin-Ben dalam acara jalan santai yang diadakan oleh Kecamatan Pamulang, Minggu (30/8/2015).

Sedangkan temuan kedua tentang adanya foto Airin-Benyamin dalam stiker tanda lunas bayar pajak bumi dan bangunan (PBB) tahun 2015.

Pihak yang diperiksa hari ini adalah Ramli sendiri sebagai yang bersangkutan dan Kepala Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Tangerang Selatan Uus Kusnadi selalu pihak yang mengeluarkan stiker PBB.

Seusai diperiksa, Ramli tidak mau berbicara banyak. Ramli juga berkelit ketika ditanya oleh pewarta terkait proses pemeriksaannya tadi pagi.

Sedangkan Uus menyatakan sama sekali tidak ada hubungannya stiker PBB yang ada foto Airin-Benyamin dengan Pemilihan Kepala Daerah Tangerang Selatan 2015.

Walaupun baru tahun ini stiker PBB didesain dengan foto Airin-Benyamin, berbeda dengan stiker tahun 2014 yang hanya berisi tulisan.

Pada Selasa (8/9/2015), Panwas akan memanggil pelapor dugaan pelanggaran Airin-Benyamin dari Forum Pemuda Peduli Pilkada Bersih.

Kelompok itu melaporkan dugaan adanya kampanye terselubung yang dilakukan Airin-Benyamin saat acara Wali Kota Cup di Puspitek, Sabtu (29/8/2015). "Akan kita panggil tiga sampai empat orang, besok sore," ujar Taufiq



Harga Pertalite sendiri tidak jauh berbeda dari Premium yaitu Rp 8.400 per liter. Selain itu karena memiliki RON yang lebih tinggi dari Premium disebutkan Pertalite dapat menghasilkan pembakaran yang lebih baik daripada Premium, menjaga kualitas mesin kendaraan Anda lebih dari Premium karena akan membuat ruang bakar lebih bersih dan menjaga kualitas lingkungan karena kadar gas emisi yang dikeluarkan menjadi lebih sedikit.

Walaupun hanya berbeda 2 poin dari Premium tapi dampak positif yang dirasakan lebih banyak dan lebih terasa, selain itu konsumsi terhadap bahan bakar menjadi lebih irit dan untuk Anda yang sebelumnya menggunakan bahan bakar Premium kemudian beralih menggunakan Pertalite efek panjang yang dirasakan adalah performa mesih yang menjadi lebih baik dan menambah ketahanan mesin.

Akan tetapi Pertalite sendiri memiliki kekurangan, yaitu tidak banyaknya jenis kendaraan yang bisa memakai jenis baru BBM ini karena sebenarnya kebanyakan jenis kendaraan yang mayoritasnya digunakan oleh masyarakat di Indonesia sudah memiliki spec minimum RON adalah 91-93 jadi sebenarnya untuk bahan bakar sendiri pertamax adalah spec minimun syarat pengisian bahan bakar.

Dengan nilai RON 90-91 Pertalite tentu tidak dapat dijadikan bahan bakar pengganti untuk kendaraan yang memang diharuskan menggunakan Pertamax 92 sebagai bahan bakar utamanya.

Jenis kendaraan yang menggunakan spec bahan bakar dengan nilai RON 91-93 adalah Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Kijang Innova, Honda Jazz, Suzuki Ertiga, dll.

Oleh karena itu banyak wacana yang bermunculan soal Pertalite ini adalah solusi yang cocok untuk para pengguna kendaraan yang suka mencampurkan bahan bakar Premium dan Pertamax untuk kendaraannya.

Akan tetapi tetap saja jika memang kendaraan Anda memang sudah memiliki spesifikasi dengan bahan bakar RON lebih tinggi ada baiknya Anda tetap memakai bahan bakar yang sesuai jangan dipaksakan menggunakan bahan bakar Pertalite kalau memang tidak sesuai jika dengan alasan keuangan.

Gunakanlah bahan bakar yang memang sesuai dengan spesifikasi kendaraan Anda untuk mencegah
kerusakan terjadi pada kendaraan Anda.

Bek sayap Stephan Lichtsteiner mengenang kembali kekalahan Juventus atas Barcelona di final Liga Champions 2014/15. Dalam Sebuah Laga yang sesuai dengan Jadwal Liga Champions Lichtsteiner menyesal Bianconeri gagal memaksimalkan kesempatan langka itu untuk menjadi juara.

Juventus ditekuk Barcelona 1-3 di Berlin. Lichtsteiner pun mengatakan kalau Juventus belum selevel dengan Real Madrid, Barcelona maupun Bayern Munchen.

"Juve adalah salah satu tim terbesar di Eropa. Namun, Juve belum selevel dengan Real Madrid, Barcelona atau Bayern Munchen. Klub-klub seperti mereka sanggup tampil di final secara reguler," kata Lichtsteiner kepada FIFA.com.

"Menurut saya, itu (final musim lalu) adalah kesempatan sekali seumur hidup, sekarang atau takkan pernah lagi. Karena itulah saya sangat kecewa setelah laga," imbuhnya.

Waktu itu, Juventus dan Barcelona turun di Berlin dengan mempertaruhkan treble. Kedua tim sama-sama sudah mengamankan gelar liga dan piala domestik.

"Kami tampil hebat musim itu. Setelah dua trofi, kami bersiap menyabet trofi yang paling bergengsi. Para suporter maupun pemain sangat berharap mimpi itu bisa jadi kenyataan," ujar bek Swiss tersebut.

Namun sayang bagi Juventus. Dalam satu laga, impian treble mereka musnah. Kalah kualitas, Juventus terpaksa 'menyerahkan' trofi bergengsi itu kepada sang raksasa Catalan

Senin, 07 September 2015


Jakarta - Tak butuh waktu lama bagi Presiden Jokowi untuk menerima hasil kerja Panitia Seleksi Pimpinan KPK. Setelah Pansel menyerahkan delapan nama calon pimpinan KPK hasil seleksi, saat itu juga Presiden menyatakan akan mengumumkannya ke publik.

Presiden Jokowi tidak didampingi siapa pun dalam pertemuan tertutup dengan Pansel di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 1 September lalu. Menteri-Sekretaris Negara Pratikno dan anggota Tim Komunikasi Presiden―belum menjadi Kepala Staf Kepresidenan―Teten Masduki, yang awalnya mendampingi, keluar dari ruangan saat pertemuan dimulai.

Dalam majalah detik edisi 197, Pansel yang diketuai Destry Damayanti itu melaporkan proses seleksi yang dimulai sejak 5 Juni lalu. Pembahasan lalu masuk ke soal delapan nama terpilih dari 19 kandidat pada seleksi tahap akhir dan alasan Pansel memilih nama-nama tersebut. Anggota Pansel lain ikut menjelaskan soal kekuatan masing-masing calon.

Pertemuan itu ternyata berlangsung singkat, sekitar 30 menit saja. Tak ada perdebatan atau pertanyaan mendetail dari Presiden mengenai nama-nama calon. Termasuk soal pembagian ke empat bidang, yakni pencegahan, penindakan, manajemen, serta supervisi monitoring.

***

Tulisan selengkapnya bisa dibaca gratis di edisi terbaru Majalah Detik (Edisi 197, 7 September 2015). Edisi ini mengupas tuntas “Antara Lino-JK”. Juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik, seperti rubrik Nasional “Delapan Pilihan Srikandi”, Internasional “Jalan Panjang Goyang PM Najib”, Ekonomi “Di Tepi Gelombang PHK?”, Gaya Hidup “Diet Mayo, Diet Sehat tapi Enak”, rubrik Seni Hiburan dan review Film “Lily Bunga Terakhirku”, serta masih banyak artikel menarik lainnya.

Valentino Rossi menyongsong MotoGP 2015 San Marino dengan modal-modal apik. Ia menyambangi balapan kandangnya itu usai hasil yang bukan cuma memperkuat cengkeramannya di puncak klasemen MotoGP, melainkan juga menambah daftar sirkuit yang sudah ia taklukkan.

Rider Movistar Yamaha tersebut berhasil keluar sebagai pemenang di Silverstone lalu. Ditambah dengan finis keempat rival terdekat sekaligus rekan setimnya, Jorge Lorenzo, Rossi pun kini bertengger sendirian di puncak klasemen MotoGP dengan selisih 12 poin.

Itu menjadi kali pertama Rossi berjaya di Silverstone. Di kalendar saat ini, cuma dua sirkuit yang belum pernah dimenangi Rossi, yakni di Austin dan Aragon.

Silverstone juga menjadi sirkuit ke-23 berbeda yang podium teratasnya pernah dijejak Rossi pada balapan kelas primer. Sebagai tambahan dari 16 sirkuit yang pernah dimenanginya pada kelas MotoGP, Rossi juga pernah berjaya pada kelas primer di sirkuit Donington, Estoril, Laguna Seca, Rio, Shanghai, Suzuka, dan Welkom. 

Keberhasilan Rossi naik podium pertama di Silverstone merupakan kemenangan keempatnya musim ini setelah di Qatar, Argentina, dan Belanda. Sejak enam tahun lalu Rossi belum pernah lagi bisa meraih kemenangan berturut-turut.

Jika mampu berjaya di Misano maka Rossi (36 tahun) akan menjadi rider tertua kedua yang memenangi balapan kelas primer secara beruntun, di belakang Les Graham yang memenangi dua balapan terakhir 1952 pada usia 41 tahun. Demikian seperti dirangkum dari MotoGP.com.

Rossi kini akan berusaha melanjutkan momentum positif tersebut di sirkuit yang berjarak tidak jauh, sekitar 10 km, dari kampung halaman The Doctor di Tavullia.

Sebelumnya, harga Pertalite ditetapkan Rp 8.400/liter. Harga tersebut merupakan harga promo dari Pertamina. Saat ini Pertalite sudah tersebar di sekitar 400 SPBU di Jakarta, Surabaya, Jabodetabek, Solo, dan lainnya.

Pertalite sendiri merupakan bensin yang memiliki research octane number (RON) 90 dan di atas kualitas BBM jenis Premium. Pertalite masuk dalam kategori Pertamax Series, keberadaanya diklaim tidak akan menggantikan Premium.

Namun, saat ini penjualannya terus meningkat. Bahkan menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro, penjualan Pertalite hampir tembus 1.000 kilo liter (KL) per hari.

"Rata-rata penjualan dalam beberapa hari terakhir rata-rata mencapai sekitar 3,28 KL per SPBU per hari atau 938 KL per hari. Volume ini," katanya.

Wianda menambahkan, selama uji pasar konsumsi Pertalite terus menunjukkan tren positif. Pada SPBU-SPBU yang telah dilakukan uji pasar, market share Pertalite secara meyakinkan dan konsisten meningkat hingga 13%, di sisi lain market share Premium turun menjadi sekitar 68% dari semula sekitar 79%

Ingar bingar Piala Dunia 2015 sampai juga ke ajang balap MotoGP 2015. Jelang balapan di Catalunya, Marc Marquez dan Dani Pedrosa beraksi mengolah bola tapi tetap dalam baju balap lengkap.

Adalah produsen baju balap Alpinestars yang membawa euforia Piala Dunia ke atas lintasan MotoGP. Menyambut Piala Dunia yang digelar di Brasil, mereka merilis beberapa sepatu balap anyar dengan sentuhan sepakbola.

Bertempat di Sirkuit Montmelo, Catalunya, Marc Marquez, Dani Pedrosa, Cal Crutchlow, Scott Redding, Hector Barbera dan Broc Parkes dapat kesempatan beraksi menggolah bola dengan sepatu balap tersebut. Meski tak bisa bergerak bebas, Marquez dkk terlihat masih bisa 'pamer' aksijugling dan tendangan first time.

Dikutip dari fastbikesmag, ada beberapa desain sepatu yang diluncurkan Alpinestars untuk ikut meramaikan Piala Dunia 2014. Seluruh desain tersebut punya kesamaan, yakni terkait dengan sepakbola. 

Desain sepatu untuk Marquez, misalnya, yang dilengkapi tali sepatu plus lidah khas sepatu bola. Untuk sang juara dunia, sepatu itu dilengkapi nomor 93 tentunya.