Senin, 07 September 2015
Jakarta - Tak butuh waktu lama bagi Presiden Jokowi untuk menerima hasil kerja Panitia Seleksi Pimpinan KPK. Setelah Pansel menyerahkan delapan nama calon pimpinan KPK hasil seleksi, saat itu juga Presiden menyatakan akan mengumumkannya ke publik.
Presiden Jokowi tidak didampingi siapa pun dalam pertemuan tertutup dengan Pansel di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 1 September lalu. Menteri-Sekretaris Negara Pratikno dan anggota Tim Komunikasi Presiden―belum menjadi Kepala Staf Kepresidenan―Teten Masduki, yang awalnya mendampingi, keluar dari ruangan saat pertemuan dimulai.
Dalam majalah detik edisi 197, Pansel yang diketuai Destry Damayanti itu melaporkan proses seleksi yang dimulai sejak 5 Juni lalu. Pembahasan lalu masuk ke soal delapan nama terpilih dari 19 kandidat pada seleksi tahap akhir dan alasan Pansel memilih nama-nama tersebut. Anggota Pansel lain ikut menjelaskan soal kekuatan masing-masing calon.
Pertemuan itu ternyata berlangsung singkat, sekitar 30 menit saja. Tak ada perdebatan atau pertanyaan mendetail dari Presiden mengenai nama-nama calon. Termasuk soal pembagian ke empat bidang, yakni pencegahan, penindakan, manajemen, serta supervisi monitoring.
***
Tulisan selengkapnya bisa dibaca gratis di edisi terbaru Majalah Detik (Edisi 197, 7 September 2015). Edisi ini mengupas tuntas “Antara Lino-JK”. Juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik, seperti rubrik Nasional “Delapan Pilihan Srikandi”, Internasional “Jalan Panjang Goyang PM Najib”, Ekonomi “Di Tepi Gelombang PHK?”, Gaya Hidup “Diet Mayo, Diet Sehat tapi Enak”, rubrik Seni Hiburan dan review Film “Lily Bunga Terakhirku”, serta masih banyak artikel menarik lainnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar